Breaking News
Loading...

Air Tak Kunjung Mengalir Sesuai Jadwal, Warga RT 21 Desa Semayap Datangi Kantor PDAM

Sejumlah warga bersama Ketua RT 21, Agus, mendatangi Kantor PDAM Kotabaru, Selasa (1/9/2026) pagi. Mereka meminta kejelasan terkait distribusi air yang tidak berjalan sesuai jadwal yang telah diumumkan perusahaan.

KOTABARU, kalimantanprime.com — Kesabaran warga RT 21, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, mulai diuji. Pasalnya, air bersih yang dijadwalkan mengalir pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 belum juga sampai ke kawasan Jalan Silver dan Jalan Pertamina.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga bersama Ketua RT 21, Agus, mendatangi Kantor PDAM Kotabaru, Selasa (1/9/2026) pagi. Mereka meminta kejelasan terkait distribusi air yang tidak berjalan sesuai jadwal yang telah diumumkan perusahaan.

Erwin, salah seorang warga RT 21, mengatakan kedatangan mereka ke kantor PDAM dilakukan karena warga membutuhkan kepastian mengenai kapan pasokan air bersih bisa kembali mengalir.

“Kalau berdasarkan jadwal yang dikeluarkan PDAM, tanggal 31 Agustus dan 1 September seharusnya air sudah mengalir di Jalan Silver dan Jalan Pertamina. Namun sampai hari ini air belum juga mengalir,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, warga mendatangi kantor PDAM dipimpin langsung Ketua RT 21, Agus, bersama sejumlah warga lainnya untuk menyampaikan keluhan sekaligus mencari solusi atas persoalan tersebut.

Ketua RT 21 Desa Semayap, Agus, menegaskan kedatangan warga bukan semata-mata untuk mempersoalkan perubahan jadwal distribusi, tetapi lebih kepada meminta kepastian pelayanan.

“Kami datang ke PDAM untuk menyampaikan keluhan warga. Kami memahami kalau ada kendala teknis, tetapi kami berharap ada penjelasan yang jelas dan kepastian kapan air bisa mengalir ke wilayah kami,” tegas Agus.

Agus berharap persoalan tekanan air yang menjadi kendala teknis dapat segera diatasi sehingga warga tidak terlalu lama menunggu pasokan air bersih.

“Yang kami harapkan sederhana, air bisa segera mengalir. Kalau memang jadwal harus berubah karena kendala teknis, tentu warga perlu diberikan informasi yang jelas. Jangan sampai masyarakat menunggu berdasarkan jadwal, tetapi air tidak kunjung datang,” ujarnya. 

Sementara itu, Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, membenarkan adanya kendala teknis yang menyebabkan distribusi air ke kawasan tersebut belum berjalan sesuai jadwal.

“Sudah kami jelaskan ke Pak RT, terkait adanya kendala teknis di tekanan air. Kami sedang berusaha semaksimal mungkin agar air sampai ke Silver,” jelas Tri Basuki.

Ia mengatakan pihaknya juga telah memberikan penjelasan kepada warga terkait kondisi tersebut. PDAM, lanjutnya, akan memberikan kompensasi kepada pelanggan terdampak hingga aliran air kembali normal.

“Sudah dijelaskan ke warga, akan diberikan kompensasi sampai air mengalir, walau tidak sesuai jadwal bergilir,” katanya.

Persoalan ini kini menjadi pekerjaan rumah bagi PDAM Kotabaru untuk memastikan distribusi air bersih ke kawasan Jalan Silver dan Jalan Pertamina segera kembali normal.

Bagi warga, kepastian menjadi hal utama. Sebab, ketika jadwal distribusi sudah diumumkan, masyarakat tentu berharap air benar-benar mengalir sesuai waktu yang telah ditentukan. Jika terjadi kendala teknis, warga berharap informasi dan solusi dapat diberikan secara cepat dan terbuka.(San) 

Lebih baru Lebih lama