TANAH LAUT, kalimantanprime.com - Sebanyak 110 sopir ambulans rumah sakit dan ambulans desa di Kabupaten Tanah Laut mengikuti pelatihan dan sosialisasi penanganan stroke yang digelar RSUD Hadji Boejasin Pelaihari di Aula RSUD Hadji Boejasin, Rabu (3/6/2026).
Peserta berasal dari RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, RSUD KH Mansyur Kintap, RSUD Darlan Ismail Bumi Makmur, seluruh puskesmas di Kabupaten Tanah Laut, serta Palang Merah Indonesia (PMI).
Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat sistem pelayanan pra-rumah sakit (pre-hospital) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan petugas ambulans dalam menangani pasien stroke.
Selama pelatihan, peserta mendapat materi mengenai pengenalan gejala stroke (stroke awareness), penanganan awal pasien stroke, hingga pengenalan Emergency Medical Service (EMS). Materi disampaikan dokter spesialis neurologi RSUD Hadji Boejasin bersama narasumber dari Angels World.
Panitia pelaksana, Norhida Widiarti, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan petugas ambulans dalam mengenali gejala stroke dan memberikan penanganan awal secara cepat serta tepat sebelum pasien tiba di rumah sakit.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam membangun sistem rujukan stroke yang lebih terintegrasi di Tanah Laut. Dengan koordinasi yang lebih baik antarfasilitas pelayanan kesehatan, pasien diharapkan memperoleh penanganan lebih cepat pada masa-masa kritis.
Pelatihan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan, yakni penguatan sistem EMS di Kabupaten Tanah Laut, pembentukan grup WhatsApp sebagai media koordinasi antarpetugas, serta penyusunan format baku pengiriman pasien yang terindikasi mengalami serangan stroke.
"Hasil sosialisasi ini berupa kesepakatan penguatan EMS, pembentukan grup WhatsApp, dan penyusunan format pengiriman pasien yang terindikasi mengalami serangan stroke," ujar Norhida.
Melalui kegiatan tersebut, RSUD Hadji Boejasin menegaskan komitmennya membangun sistem kegawatdaruratan yang terintegrasi bersama seluruh jejaring layanan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut, tidak hanya berfokus pada pelayanan di dalam rumah sakit.
Pelatihan ini mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Angels World, BRI, dan Bank Kalsel sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan stroke yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.(Red)
