Breaking News
Loading...

Maeraung III Jadi Ajang Menyambut Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan

Semangat olahraga berpadu dengan hiburan mewarnai gelaran Maeraung III yang berlangsung di Toko Kopi Mae, Jalan Ahmad Yani Kilometer 5, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam. 

BANJARMASIN, kalimantanprime.com  – Semangat olahraga berpadu dengan hiburan mewarnai gelaran Maeraung III yang berlangsung di Toko Kopi Mae, Jalan Ahmad Yani Kilometer 5, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam. 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan.

Hasnuryadi mengungkapkan, Maeraung merupakan gagasan Mahfuzani, yang juga merupakan pemilik Toko Kopi Mae dan memiliki ketertarikan besar terhadap dunia olahraga.

"Alhamdulillah sekarang sudah memasuki penyelenggaraan yang ketiga," ujarnya.

Menurut Hasnuryadi, pelaksanaan Maeraung III juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin agar peringatan hari jadi provinsi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menghadirkan hiburan sehat yang mampu menggerakkan masyarakat untuk berolahraga.

"Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat baik karena menjadi hiburan sekaligus mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga," katanya.

Ia berharap Maeraung dapat terus berkembang menjadi ajang yang menyatukan masyarakat sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam mengabdi kepada Banua melalui olahraga.

Dalam rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, terdapat tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni tinju, sambo, dan loncat indah. Khusus di Maeraung III, pertandingan tinju menjadi sajian utama yang diharapkan mampu menghibur masyarakat.

"Malam ini yang ditampilkan di Toko Kopi Mae adalah pertandingan tinju. Mudah-mudahan bisa menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Maeraung III Mahfuzani mengatakan, penyelenggaraan tahun ini dikemas sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya dengan menghadirkan petinju dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi para petinju untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding.

"Tujuannya agar petinju dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bisa saling bertanding, menambah pengalaman," jelasnya.

Diketahui, Maeraung III diikuti total 82 atlet yang terdiri dari 50 petinju non-atlet, 14 grappler, 8 atlet tinju Kalimantan Selatan, 8 atlet tinju Kalimantan Tengah.

Serta masing-masing 1 legenda tinju dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Seluruh peserta akan tampil dalam 41 pertandingan yang dipastikan menyuguhkan persaingan sengit sekaligus menjadi hiburan bagi para pecinta olahraga di Banua.(Ril) 

Lebih baru Lebih lama