![]() |
| Almarhum H Syarifuddin Ardasa bersama Hasnuryadi Sulaiman dalam sebuah kegiatan. Dedikasi, pengabdian, dan ketulusannya untuk Barito Putera serta sepak bola Banua akan selalu dikenang |
BANJARMASIN, kalimantanprime.com – Kabar wafatnya H Syarifuddin Ardasa membawa duka mendalam bagi keluarga besar PS Barito Putera. Mantan Asisten Manajer Barito Putera periode 2015–2019 itu meninggal dunia dan meninggalkan jejak pengabdian yang begitu besar bagi perkembangan sepak bola Kalimantan Selatan.
Selain pernah menjadi bagian penting dalam manajemen tim berjuluk Laskar Antasari, almarhum juga dikenal sebagai Executive Committee (Exco) PSSI Kalimantan Selatan yang aktif mendorong pembinaan dan kemajuan sepak bola di Banua.
Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian sosok yang dikenalnya sebagai pribadi yang baik, profesional, dan penuh dedikasi.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama keluarga besar Barito Putera, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum H. Syarifuddin Ardasa. Beliau adalah sosok yang baik, profesional, dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk sepak bola Kalimantan Selatan. Semoga segala amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujar Hasnuryadi Sulaiman.
Menurut Hasnuryadi, H Syarifuddin Ardasa tidak hanya berperan mendampingi perjalanan Barito Putera selama menjabat Asisten Manajer, tetapi juga terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola daerah melalui kiprahnya sebagai pengurus PSSI Kalimantan Selatan.
"Beliau telah memberikan banyak pengabdian bagi Barito Putera maupun sepak bola Banua. Insya Allah jasa dan pengorbanan beliau akan selalu kami kenang. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya," tambahnya.
Selama mengemban amanah sebagai Asisten Manajer Barito Putera pada periode 2015–2019, H Syarifuddin Ardasa dikenal sebagai figur yang dekat dengan para pemain, jajaran pelatih, dan manajemen. Ia turut mengawal perjalanan Barito Putera di berbagai kompetisi nasional, sekaligus aktif mendukung pembinaan sepak bola di Kalimantan Selatan melalui perannya sebagai Exco PSSI Kalsel.
Kepergian H Syarifuddin Ardasa menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga besar Barito Putera, tetapi juga bagi insan sepak bola Kalimantan Selatan. Dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam memajukan sepak bola Banua akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang Barito Putera dan sepak bola Kalimantan Selatan.(Wamen/Ril)
