Breaking News
Loading...

Kadisdik Kotabaru Apresiasi FOS Kelumpang Hilir, Dorong Lahirnya Bibit Atlet dan Seniman Berprestasi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru, Akhmad Romansyah, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Olahraga dan Seni (FOS) III Kecamatan Kelumpang Hilir yang digelar oleh Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S), Selasa (9/6/2026).

KOTABARU, kalimantanprime.com
– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru, Akhmad Romansyah, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Olahraga dan Seni (FOS) III Kecamatan Kelumpang Hilir yang digelar oleh Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (FK3S), Selasa (9/6/2026).

Di sela kesibukannya, Akhmad Romansyah menyempatkan hadir langsung untuk meninjau sekaligus menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Goa Lowo, Desa Tegalrejo. Kehadirannya didampingi para kepala sekolah dasar se-Kecamatan Kelumpang Hilir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan memberikan sejumlah arahan dan masukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan FOS di masa mendatang. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Kami dari Dinas Pendidikan, baik secara kedinasan maupun pribadi, sangat mengapresiasi terselenggaranya Festival Olahraga dan Seni ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan motivasi dan semangat kepada peserta didik, sekaligus mempererat silaturahmi antarpendidik,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan FOS yang bertepatan dengan akhir semester menjadi momentum yang tepat bagi para guru untuk saling bertemu, berbagi pengalaman, serta memperkuat hubungan kerja sama antar sekolah.

Selain sebagai wadah pengembangan bakat dan minat siswa, FOS juga dinilai mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas kepada peserta didik. Akhmad Romansyah berpesan agar para siswa menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga, terlepas dari hasil yang diperoleh dalam perlombaan.

“Dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, memperluas pertemanan, dan menambah pengalaman,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai FOS merupakan inovasi positif yang lahir dari inisiatif para guru dan kepala sekolah di Kecamatan Kelumpang Hilir. Ke depan, pihaknya membuka peluang untuk memberikan dukungan yang lebih luas apabila memungkinkan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

“Kegiatan ini sangat baik. Jika nantinya ada peluang dan dukungan regulasi yang memungkinkan, tentu tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini dapat difasilitasi atau dikembangkan lebih luas,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, FOS telah menjadi wadah yang efektif untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antar insan pendidikan.

Ke depan, Akhmad Romansyah berharap Festival Olahraga dan Seni tidak hanya melibatkan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), tetapi juga dapat diperluas dengan melibatkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta sekolah-sekolah swasta di wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir.

“Dengan keterlibatan yang lebih luas, kegiatan ini akan semakin memperkuat kolaborasi dan kebersamaan seluruh insan pendidikan dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang olahraga maupun seni,” pungkasnya.(San) 

Lebih baru Lebih lama