Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru kembali menghadirkan program literasi bagi anak-anak melalui kegiatan Layanan Bercerita Anak yang berlangsung di ruang baca anak Dispersip, Senin (15/6/2026). |
KOTABARU, kalimantanprime.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru kembali menghadirkan program literasi bagi anak-anak melalui kegiatan Layanan Bercerita Anak yang berlangsung di ruang baca anak Dispersip, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dikemas secara interaktif tersebut memadukan aktivitas bercerita, membaca bersama, bernyanyi, hingga berjoget, sehingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi para peserta.
Pustakawan Dispersip, Ka Tia, tampil sebagai pencerita dengan membawakan materi Read Aloud: Mengenal Hewan yang diambil dari koleksi buku anak di perpustakaan. Melalui metode tanya jawab, tebak suara, dan gerakan interaktif, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis hewan yang hidup di darat maupun di air.
Suasana ruang baca pun tampak semarak. Anak-anak antusias menirukan suara berbagai hewan, mulai dari ayam, sapi, anjing, kuda, hingga bebek. Mereka juga diperkenalkan dengan hewan laut seperti kerang dan gurita.
Tak hanya itu, kegiatan semakin meriah ketika peserta diajak bernyanyi dan berjoget bersama mengikuti sejumlah lagu anak, termasuk lagu populer “Baby Shark”.
Melalui pendekatan yang menyenangkan tersebut, anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap sesi. Metode ini dinilai mampu meningkatkan daya imajinasi, kreativitas, serta pemahaman anak terhadap materi yang disampaikan.
Salah satu guru pendamping dari TK Permata Bunda, Caca, mengapresiasi kegiatan yang digelar Dispersip Kotabaru. Menurutnya, layanan bercerita anak menjadi sarana edukasi yang efektif karena mampu membangun kedekatan emosional sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak dini.
“Lewat bercerita interaktif, anak-anak tidak hanya terhibur, tetapi juga dapat menyerap nilai-nilai moral kehidupan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna menumbuhkan minat baca dan budaya literasi pada anak-anak sejak usia dini.
Melalui program ini, Dispersip Kotabaru menegaskan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan berkunjung ke perpustakaan, anak-anak tidak hanya belajar mengenal hewan, tetapi juga dapat memperluas wawasan dan pengetahuan melalui berbagai koleksi bacaan yang tersedia.(San)
