| Ribuan warga Banjar yang berdomisili di wilayah Jabodetabek memadati kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) yang digelar di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026). |
JAKARTA, kalimantanprime.com – Ribuan warga Banjar yang berdomisili di wilayah Jabodetabek memadati kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) yang digelar di Kraton Majapahit, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).
Suasana penuh kekeluargaan dan nuansa budaya Banjar begitu terasa dalam kegiatan yang dihadiri warga Banjar dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Acara berlangsung meriah di kompleks Kraton Majapahit milik mantan Kepala BIN, A.M. Hendropriyono.
Sejumlah tokoh Banua turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK, serta warga Banjar dari berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Brunei Darussalam, hingga Malaysia.
Pimpinan Wilayah KBB Jabodetabek, AM Fachir, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat Banjar dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, halal bihalal tahun ini sangat luar biasa. Jumlah tamu yang hadir mencapai sekitar 1.400 orang. Ini membuktikan bahwa rasa kekeluargaan dan kecintaan terhadap Banua tetap kuat walaupun berada di perantauan,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden KBB Sadunia sekaligus mantan Gubernur Kalimantan Selatan dua periode, Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh warga Banjar yang hadir.
Menurutnya, kegiatan halal bihalal bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga dan merawat warisan budaya Banjar agar tetap hidup di tengah generasi muda perantauan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi sesama bubuhan Banjar, tetapi juga menjaga warisan budaya Banjar agar tetap hidup, berkembang, dan dikenal generasi kita,” ujar Paman Birin.
Dalam sambutannya, Paman Birin juga menegaskan bahwa perjalanan organisasi KBB penuh dinamika dan tantangan. Sejak dipimpinnya pada 2023, KBB telah membentuk 25 pengurus wilayah di Indonesia serta pengurus luar negeri.
Ia kembali mengingatkan pesan perjuangan Pangeran Antasari dengan kalimat “Jangan Bacakut Papadaan”, yang menurutnya harus menjadi pegangan seluruh urang Banjar di mana pun berada.
“KBB adalah rumah besar urang Banjar lintas generasi. Jangan sampai urang Banjar dipandang sebelah mata. Kita punya sumber daya manusia luar biasa dan semangat gotong royong yang kuat dengan semangat Waja Sampai Kaputing,” tegasnya.
Paman Birin berharap Kerukunan Bubuhan Banjar Sadunia mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus membuka jalan bagi generasi Banjar masa depan untuk tampil sebagai pemimpin, ulama, akademisi, pengusaha, diplomat, hingga tokoh dunia.
“Marilah kita Bubuhan Banjar bergerak bersama untuk menjemput dunia,” pungkasnya.
Selain silaturahmi, kegiatan halal bihalal juga dimeriahkan dengan sajian kuliner khas Banjar. Paman Birin turut membagikan puluhan kotak wadai bingka kepada para tamu sebagai simbol kehangatan dan nostalgia kampung halaman.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Alkah warga Banjar yang saat ini telah menelan anggaran sekitar Rp7 miliar dan masih membutuhkan tambahan sekitar Rp3 miliar untuk penyelesaiannya.(Rilis)
