![]() |
| Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan yang juga Ketua BKOW Kalsel, drg. Ellyana Trisya, menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi dan public speaking bagi generasi muda sejak dini. |
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Public Speaking untuk Anak dan Remaja yang digelar di Hotel Victoria River View Banjarmasin, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Aku vs Percaya Diri” ini diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan pemaparan profil narasumber Coach Noor Haida Sopyan, S.E., M.I.Kom., CPSE.
Acara kemudian diisi dengan sambutan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, serta sambutan pembuka dari drg. Ellyana Trisya. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan kenang-kenangan kepada peserta serta pertukaran plakat dengan narasumber.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama. Seminar semakin interaktif dengan adanya sesi permainan (games) yang melibatkan peserta dan orang tua, serta sesi berbagi pengalaman dan tips dari remaja inspiratif, Rizqa dan Naja.
Dalam sambutannya, Ellyana menyampaikan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan penting yang perlu diasah sejak usia dini. Ia menyebutkan, setidaknya ada tiga alasan utama mengapa public speaking perlu dikuasai.
Pertama, suara merupakan kekuatan setiap individu untuk menyampaikan gagasan, memengaruhi, bahkan menginspirasi orang lain.
Kedua, kemampuan komunikasi yang baik dapat meningkatkan rasa percaya diri, yang sangat berguna dalam berbagai aktivitas, mulai dari presentasi di sekolah, keikutsertaan dalam organisasi, hingga dunia kerja di masa depan.
Ketiga, kemampuan berkomunikasi juga dapat memperluas jaringan pergaulan serta membangun relasi yang positif. Menurutnya, individu yang komunikatif akan lebih mudah dipahami dan dihargai karena mampu menyampaikan pesan dengan baik tanpa menyinggung pihak lain.
Selain itu, Ellyana juga mengingatkan pentingnya membiasakan tiga kata sederhana dalam kehidupan sehari-hari, yakni “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih” sebagai wujud sikap santun.
Ia pun mendorong generasi muda agar tidak takut berbicara maupun melakukan kesalahan, serta terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri.
“Jadikan setiap kesempatan berbicara sebagai langkah untuk menjadi versi terbaik dari diri kalian,” pesannya.
Di akhir kegiatan, Ellyana mengajak para peserta untuk terus semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta tetap rendah hati dan menghormati orang tua. (Adpim)
