BANJARMASIN, kalimantanprime.com – Peristiwa perkelahian berdarah terjadi di Gang Seroja RT 17, Jalan Pekapuran Raya, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (16/3/2026) malam. Seorang pria bernama Gafur dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka serius di tubuhnya.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, korban ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di jalan dengan luka di beberapa bagian tubuh. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Salah seorang warga setempat, Arif, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. Saat dirinya tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi terkapar di jalan dengan tubuh penuh luka.
“Saya datang ke lokasi, korban sudah tergeletak di jalan dan kondisinya banyak luka,” ujarnya.
Arif menuturkan, dirinya mengetahui adanya perkelahian tersebut setelah mendapat telepon dari ibunya yang memberitahukan adanya keributan di depan rumah mereka.
Dari pengamatan yang dilihatnya, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, di antaranya di kepala, tangan kiri, dan paha kanan. Luka pada bagian paha disebutnya terlihat paling parah.
“Ada luka di kepala, tangan kiri, dan paha kanan. Yang paling parah kelihatannya di bagian paha,” jelasnya.
Saat pertama kali ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup meski kondisinya sudah sangat lemah dan kesulitan berbicara.
“Korban masih sempat mengucapkan ‘Astagfirullah’ beberapa kali sambil menahan rasa sakit dari lukanya,” tuturnya.
Korban kemudian dievakuasi oleh relawan emergency ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun penyebab pasti perkelahian tersebut. (Kyu)
