BANJARMASIN, kalimantanprime.com -Tuntas menggelar Musda XI, DPD Partai Golkar Banjarmasin bergerak cepat merampungkan struktur kepengurusannya untuk masa bakti 2025-2030. Dipimpin Yuni Abdi Nur Sulaiman, selaku ketua langsung menggelar pendidikan politik untuk pengurus harian dan pengurus pleno partai Golkar yang baru.
Pendidikan politik dan konsolidasi ini digelar di Graha Center Kantor Golkar Banjarmasin di Jalan HKSN, Alalak Utara, pada Jumat (6/2/2026) pekan tadi.
Konsolidasi pengurus ini dilakukan dalam upaya menyamakan visi dan misi partai, serta paparan target partai Golkar Banjarmasin dalam menghadapi dinamika politik di Banua.
"Pertemuan ini luar biasa dan menjadi semangat ulun dalam menghadapi dinamika politik ke depan khususnya Pilkada 2029 dalam membantu pembangunan di kota Banjarmasin,” ungkap Yuni Abdi Nur Sulaiman.
Putra keenam dari tokoh partai Golkar, HA.Sulaiman, HB ini mengharapkan kerjasama yang solid dari semua jajaran pengurus yang baru dibentuk dan diberikan amanah ini.
“Ayo kita sama-sama bekerja dengan program sosial kemasyarakatan dan keagamaan, yang sudah rutin digelar kita perluas lagi dengan berkolaborasi melalui YNS Center. Sehingga masyarakat kita merasa terbantu dengan berjalannya program yang kita jalankan bersama,” tegas Yuni yang juga Ketua Umum KKB Bakumpai ini.
Sementara Sekretaris DPD Partai Golkar Banjarmasin, Syarifuddin Ardasa mengatakan bahwa kepengurusan Partai Golkar Banjarmasin tahun ini adalah kolaborasi dari 70 persen kaum milenial (kaum Gen-Z) dan 30 persen kaum paruh baya (Generasi X). Dominasi kaum millenial di kepengurusan sebagai antisipasi menuju Pileg dan Pilkada, di mana ada pergeseran bombastis dari kaum tua kepada kaum muda sebagai pemilih dalam lima hingga 10 tahun kedepan.
" Insya Allah kolaborasi ditubuh kepengurusan yang baru akan menjadi indikator untuk mencapai target pada pesta demokrasi yang akan datang,”ujar Ardasa.
Dalam rapat Konsolidasi sore itu di sekretariat DPD Partai Golkar Banjarmasin berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan rakyat kota Banjarmasin menjadi pembahasan dan kesepakatan bersama untuk dilaksanakan seperti pasar murah dan sembako gratis untuk warga di lima kecamatan yang ada di Banjarmasin.(Rilis)
