KOTABARU, kalimantanprime.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan nonformal melalui Rapat Kerja (Raker) II Forum Komunikasi (FK) DPD PKBM Kabupaten Kotabaru, yang digelar di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kotabaru, Sabtu (7/2/2026).
Raker yang mengusung tema “Transformasi PKBM Kotabaru 2026: Menguatkan Peran Pendidikan Kesetaraan dalam Menjawab Tantangan Zaman Menuju Kotabaru Hebat” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru yang diwakili Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), H. Hasanul Basri, M.Pd.
Dalam sambutannya, Hasanul Basri menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus FK DPD PKBM atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa PKBM memiliki peran strategis sebagai solusi utama dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Kotabaru.
“PKBM adalah wadah bagi masyarakat yang tidak memungkinkan lagi mengenyam pendidikan formal, baik karena faktor usia, pekerjaan, maupun kondisi keluarga. Namun, mereka tetap memiliki semangat tinggi untuk belajar. Di sinilah PKBM hadir sebagai solusi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki kedudukan yang setara dengan pendidikan formal, yang dibuktikan melalui implementasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di lingkungan PKBM.
“Kami berharap PKBM terus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan menjawab tantangan zaman,” tambahnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan refleksi program kerja tahun 2025. Selanjutnya, dalam Sidang Pleno II, peserta dibagi ke dalam lima komisi bidang untuk merumuskan program kerja tahun 2026, meliputi bidang keaksaraan dan kesetaraan, organisasi dan akreditasi, teknologi informasi dan publikasi, penelitian dan pengembangan, serta sekretariatan dan administrasi.
Raker II ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai peta jalan PKBM Kotabaru selama tahun 2026. Di antaranya adalah program aksi jemput bola melalui sosialisasi masif ke pelosok desa guna menarik kembali ATS ke dunia pendidikan, penguatan mutu layanan melalui pendampingan psikologis dan perencanaan karier warga belajar, serta peningkatan kompetensi tutor melalui pengembangan modul ajar mandiri.
Selain itu, PKBM Kotabaru juga menargetkan transformasi digital dengan penerapan Digital Classroom, Learning Management System (LMS), dan sistem E-Arsip berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi organisasi. Dari sisi eksistensi publik, PKBM merencanakan studi tiru ke PKBM maju, peningkatan kesejahteraan tutor, serta partisipasi aktif dalam karnaval HUT RI 17 Agustus 2026 sebagai sarana sosialisasi pendidikan kesetaraan.
Ketua FK DPD PKBM Kotabaru, Saifullah Halim yang akrab disapa Ifunk, menegaskan bahwa seluruh program yang dirumuskan diharapkan dapat direalisasikan secara kolaboratif.
“Kami berharap seluruh program kerja yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan pendidikan di Kotabaru. Semoga ikhtiar ini mendapat ridho Allah SWT,” pungkasnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Bagus Purnawirata kepada Kepala SKB Kotabaru atas dukungan fasilitas sehingga kegiatan rapat kerja ini dapat berlangsung secara khidmat, efektif, dan produktif.(San)

