Breaking News
Loading...

Lewat SIAP MELAUT, DPRD Tala Ingin Nelayan Lebih Aman dan Sejahtera

Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menegaskan komitmennya mempercepat penuntasan perizinan kapal nelayan serta pemenuhan sarana dan prasarana guna mendukung aktivitas melaut yang legal, aman, dan produktif.

TANAH
LAUT, kalimantanprime.com - Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menegaskan komitmennya mempercepat penuntasan perizinan kapal nelayan serta pemenuhan sarana dan prasarana guna mendukung aktivitas melaut yang legal, aman, dan produktif.

Komitmen itu mengemuka dalam rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala, Dinas Perhubungan, serta Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kintap di Gedung Rapat Paripurna, belum lama tadi. 

Rapat dipimpin Ketua Komisi II, H Agus Prasetya, sebagai forum evaluasi program 2025 sekaligus penyusunan rencana kerja 2026 lintas instansi.

Anggota Komisi II DPRD Tala, Malik, menyebut persoalan perizinan kapal nelayan masih menjadi tantangan utama sektor perikanan tangkap. Hingga kini, baru sekitar 20 persen kapal nelayan di Tala yang mengantongi izin lengkap.

“Komisi II akan terus mendorong percepatan pemenuhan perizinan kapal nelayan. Ini penting agar nelayan bisa melaut secara legal dan aman, sekaligus memperoleh haknya, termasuk akses BBM bersubsidi dan bantuan pemerintah,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Selain legalitas, Komisi II juga menyoroti pentingnya pemenuhan sarpras dan alat tangkap yang sesuai standar serta ramah lingkungan. Upaya ini dinilai krusial untuk meningkatkan hasil tangkapan tanpa mengabaikan keberlanjutan sumber daya perikanan.

Dalam rapat tersebut, Komisi II turut mengapresiasi inovasi DKPP Tala melalui program SIAP MELAUT. Program layanan terpadu ini mencakup pemeriksaan kelaiklautan kapal, pendampingan dokumen perizinan, penyediaan alat keselamatan, hingga akses BBM bersubsidi yang tepat sasaran. 

Nelayan juga dibekali informasi cuaca dan zona tangkap, serta pelatihan keselamatan pelayaran bekerja sama dengan BMKG.

“Melalui SIAP MELAUT, nelayan difasilitasi sejak awal. Administrasi, keselamatan, hingga informasi cuaca sudah disiapkan sebelum mereka melaut,” tuntasnya.(Rilis) 

Lebih baru Lebih lama