Breaking News
Loading...

Gubernur H. Muhidin: Antasari Award 2026 Bukan Sekadar Penghargaan, Tapi Tanggung Jawab Pengabdian


Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat membuka secara resmi pelaksanaan Antasari Award 2026 yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (4/2/2026).

BANJARMASIN
, kalimantanprime.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menekankan bahwa Antasari Award 2026 harus dipahami sebagai bentuk kepercayaan publik yang menuntut peningkatan kinerja dan pengabdian berkelanjutan bagi Banua.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat membuka secara resmi pelaksanaan Antasari Award 2026 yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (4/2/2026).

Penghargaan ini, menurut Sekda, merupakan wujud apresiasi pemerintah daerah kepada tokoh maupun institusi yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kalimantan Selatan.

“Hari ini kita menyaksikan penyerahan penghargaan kepada para tokoh yang dinilai layak dan pantas menerima Antasari Award 2026. Penghargaan ini hendaknya dijadikan kehormatan sekaligus motivasi untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi pengingat akan besarnya tanggung jawab yang melekat, baik bagi penerima penghargaan maupun seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Gubernur Kalsel, melalui Sekda, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperkuat integritas aparatur, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas dan berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menguraikan sejumlah agenda pembangunan strategis yang terus menjadi perhatian pemerintah provinsi, antara lain penyelesaian jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu yang ditargetkan selesai pada 2028, serta pembangunan bendungan untuk pengendalian banjir.

Selain infrastruktur, Pemprov Kalsel juga memberi perhatian serius pada penguatan ketahanan pangan daerah, khususnya melalui peningkatan produksi beras secara berkelanjutan setiap tahunnya.

Mengakhiri sambutannya, Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk civitas akademika UIN Antasari Banjarmasin, untuk terus memberikan doa dan dukungan agar pemerintah daerah dapat menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan secara optimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (MC Kalsel/Ril) 

Lebih baru Lebih lama