Breaking News
Loading...

Tutup Tahun 2025, Bandara Syamsudin Noor Layani 3,08 Juta Penumpang dan 27.221 Penerbangan

Manajemen InJourney Airports membagikan suvenir dan kain sasirangan khas Kalimantan Selatan kepada penumpang pada momen penerbangan terakhir tahun 2025 dan penerbangan pertama tahun 2026 di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, sebagai bentuk apresiasi dan keramahtamahan daerah.

BANJARBARU, kalimantanprime.com – Bandara Internasional Syamsudin Noor menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja positif. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) ini melayani 3.084.852 penumpang melalui 27.221 penerbangan.

Jumlah penerbangan tersebut mengalami peningkatan 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 26.852 penerbangan. Tak hanya itu, sektor kargo juga menunjukkan tren pertumbuhan signifikan, dari 33.060.708 kilogram menjadi 34.867.371 kilogram, atau meningkat 5,5 persen.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa atas kepercayaan yang diberikan sepanjang tahun 2025.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan para pengguna jasa kepada InJourney Airports sepanjang tahun 2025. Ribuan perjalanan dari jutaan penumpang menjadi semangat kami untuk senantiasa berupaya memberikan pelayanan dengan mengedepankan customer experience,” ujarnya.

Dalam rangka menyambut pergantian tahun dari 2025 ke 2026, InJourney Airports juga memberikan apresiasi khusus kepada penumpang dan awak kabin pada penerbangan terakhir tahun 2025 serta penerbangan pertama tahun 2026. Suvenir dan kain sasirangan khas Kalimantan Selatan dibagikan sebagai simbol keramahtamahan dan kearifan lokal Bumi Lambung Mangkurat.

Momentum pergantian tahun ini turut dimaknai sebagai waktu refleksi oleh manajemen InJourney Airports. Selain evaluasi kinerja sepanjang 2025, seluruh pengguna jasa diajak untuk melakukan moment of silence sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak bencana alam di penghujung tahun.

“Pada pergantian tahun ini, kami ingin mengajak para pengguna jasa untuk turut serta mendoakan saudara kita yang saat ini tengah menghadapi kondisi yang sulit di sejumlah wilayah di tanah air. Semoga di tahun 2026 kondisi akan menjadi lebih baik dan kita dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Millyas.(Rilis) 

Lebih baru Lebih lama