Kehadiran Posbankum dinilai menjadi langkah krusial dalam memangkas hambatan birokrasi yang kerap menyulitkan warga kecil saat berhadapan dengan persoalan hukum.
Menteri Supratman mendarat tepat pukul 16.05 WITA di VIP Room Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru. Ia didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta, dan disambut langsung Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman. Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan kain sasirangan biru muda sebagai simbol penghormatan khas Banua.
“Selamat datang di Kalimantan Selatan, Pak Menteri,” ujar Hasnuryadi seraya menyalami Supratman hangat di tengah jajaran pejabat daerah.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rofiqi, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalsel, Alex Cosmas Pinem.
Usai beristirahat sejenak di ruang transit, Menteri Supratman bersama rombongan langsung bertolak menuju Kota Banjarmasin. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kantor Kelurahan Telaga Biru untuk meninjau langsung efektivitas layanan Posbankum di tingkat kelurahan.
Peninjauan ini menjadi indikator awal menjelang agenda puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (30/1/2026) di Auditorium Idham Chalid, Banjarbaru.
Agenda utama kunjungan kerja Menteri Hukum RI di Kalimantan Selatan adalah peresmian Pos Bantuan Hukum serentak serta Kick Off Pelatihan Paralegal Provinsi Kalimantan Selatan. Program ini dirancang untuk mencetak kader-kader pendamping hukum di desa dan kelurahan, sehingga masyarakat memiliki pemahaman hukum yang memadai saat menghadapi sengketa.
Kedatangan Menteri Hukum RI adalah untuk meresmikan Pos Bantuan Hukum dan Kick Off Pelatihan Paralegal Provinsi Kalimantan Selatan.
Selain itu, Supratman juga dijadwalkan meninjau kondisi fisik gedung Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan yang berada di kawasan pusat perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel di Banjarbaru.(Zea)
