PARINGIN, kalimantanprime.com – Penanganan pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan kini memasuki hari keenam. Berdasarkan data terbaru, kondisi penanganan banjir secara umum menunjukkan perkembangan positif dan berangsur menuju tahap normal.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, dalam konferensi pers menyampaikan perkembangan terkini penanganan pascabanjir dan banjir bandang di wilayah tersebut. Ia menegaskan Posko BPBD Balangan masih tetap beroperasi untuk menjalankan fungsi koordinasi, komando, serta pelayanan kepada seluruh pihak dan masyarakat Balangan.
“Kami terus memberikan dukungan logistik untuk pemenuhan dapur umum bagi masyarakat maupun petugas, baik melalui dapur umum maupun dapur MBG yang telah kami kerjasamakan,” ujar Rahmi, Jumat (2/1/2026).
Terkait penyaluran bantuan, Rahmi menjelaskan bantuan yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Balangan maupun pihak terkait lainnya disalurkan secara terkoordinasi melalui Posko Kecamatan Tebing Tinggi dan Posko Kabupaten Balangan.
“Upaya distribusi dan penyaluran bantuan terus dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama aparat kecamatan dan desa, agar masyarakat yang menjadi sasaran utama, baik korban maupun warga terdampak, dapat menerima bantuan secara merata,” jelasnya.
Selain penyaluran logistik, BPBD Balangan juga masih melaksanakan kegiatan pembersihan di berbagai fasilitas, seperti fasilitas umum, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, serta ruas jalan dan jembatan.
Untuk wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, proses pembersihan rumah warga dan fasilitas umum dilaporkan telah mencapai hampir 95 persen dan dilaksanakan oleh petugas gabungan.
“Kondisi sosial masyarakat, terutama pemenuhan kebutuhan dasar dan aktivitas kehidupan sehari-hari, saat ini berangsur menuju normalisasi. Warga sudah mulai kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Rahmi juga menyampaikan bahwa status Tanggap Darurat akan berakhir hingga hari ketujuh dan selanjutnya memasuki tahap transisi menuju pemulihan, sesuai hasil pendataan, asesmen, dan penilaian tingkat kerusakan.
“Berdasarkan data terakhir per 31 Desember 2025, tercatat rumah rusak ringan sebanyak 211 unit, rusak sedang 199 unit, dan rusak berat 37 unit di Kecamatan Tebing Tinggi. Sedangkan di Kecamatan Halong terdapat satu tempat ibadah rusak ringan dan tujuh rumah warga mengalami rusak berat,” terangnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Balangan juga akan melaksanakan perbaikan jalan dan jembatan yang terdampak kerusakan pada tahap transisi menuju pemulihan. BPBD Balangan akan terus melakukan peninjauan langsung ke lapangan hingga hari terakhir untuk memastikan kondisi wilayah terdampak serta menentukan langkah selanjutnya terkait penghentian status tanggap darurat.(Jn)
