Kunjungan berlangsung penuh kehangatan dan kepedulian, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dan Polda Kalsel terhadap kondisi dua bersaudara tersebut, yakni Felina Delfi (11) yang akrab disapa Adel dan adiknya Jailani (5).
Perhatian ini berawal saat Gubernur dan Kapolda meninjau lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk dan Sungai Rangas, Kabupaten Martapura Barat, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. Di lokasi tersebut, rombongan menemukan Adel dan Jailani yang hidup bersama nenek dan tantenya setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2022 di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Akibat kecelakaan tersebut, Adel mengalami gangguan fungsi pada tangan sehingga tidak dapat beraktivitas secara normal, sementara Jailani mengalami kelainan pada kaki yang membuatnya tidak bisa meluruskan dan menggerakkan kakinya dengan baik.
Melihat kondisi tersebut, Gubernur Kalsel bersama Kapolda Kalsel memberikan perhatian khusus berupa pengobatan dan operasi gratis. Pada Rabu (21/1/2026), kedua anak tersebut dibawa dan ditangani langsung oleh tim Polda Kalsel untuk menjalani perawatan dan tindakan medis di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Saat menjenguk ke ruang perawatan Athidira, Gubernur dan Kapolda menerima penjelasan langsung dari dr. Aditya Stephana Mahendra, Spesialis Bedah Tulang (Orthopedic Surgeon), terkait kondisi dan progres pemulihan Adel dan Jailani.
“Yang terpenting niat dan semangat adik-adik untuk cepat sembuh dan sehat kembali,” ujar Gubernur H. Muhidin saat menyemangati kedua anak tersebut.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah turut berbincang dengan Adel dan Jailani, memberikan motivasi, serta menyerahkan bingkisan yang disukai oleh keduanya.
“Harus semangat dan pasti sembuh, adik-adik tercinta,” ucap Hj. Fathul Jannah dengan senyum hangat.
Gubernur H. Muhidin juga memastikan bahwa setelah pulih, pemerintah daerah akan memperhatikan keberlanjutan pendidikan dan masa depan kedua anak tersebut, termasuk menawarkan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR).
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Bapak Kapolda meninjau langsung dua anak bersaudara ini. Kemarin kami meninjau banjir di Sungai Tabuk dan Sungai Rangas. Di Sungai Rangas inilah kami menemukan mereka. Orang tua mereka telah meninggal dunia akibat kecelakaan, sehingga kini mereka tinggal berdua bersama keluarga,” tutur Gubernur.
Ia menjelaskan, pada awalnya keluarga sempat ragu untuk dilakukan tindakan medis. Namun setelah mendapat penjelasan, keluarga akhirnya bersedia.
“Alhamdulillah, operasi telah dilakukan dan berjalan dengan baik karena ditangani oleh dokter yang profesional. Dari awal hingga pascaoperasi kondisinya lancar. Tinggal ke depan dilakukan pemulihan lanjutan, terutama terapi agar fungsi tangan dan kaki bisa kembali optimal,” jelasnya.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Kalsel atas respons cepat dan kepedulian yang diberikan.
“Begitu mendapat informasi, beliau langsung turun tangan hingga proses operasi bisa segera dilakukan,” ucapnya.
Pihak keluarga Adel dan Jailani pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Hal tersebut disampaikan oleh Misrawati, nenek Adel dan Jailani.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan semua bantuan dari Bapak Gubernur beserta istri dan Bapak Kapolda beserta istri. Semoga diberikan kesehatan dan dimurahkan rezekinya,” ujar Misrawati haru.
Hal senada disampaikan Anisa Martina, tante Adel dan Jailani.
“Kami tidak bisa membalas semua kebaikan ini. Semoga Bapak dan Ibu selalu diberkahi Allah SWT, dipanjangkan umur, dan dimudahkan dalam memimpin daerah ini,” pungkasnya.
Keluarga berharap perhatian dan dukungan tersebut menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang telah membantu proses pemulihan Adel dan Jailani.(Rilis/Adpim)

