BANJARMASIN, kalimantanprime.com – Penolakan memberi uang untuk membeli minuman beralkohol berujung pada aksi kekerasan di kawasan Banjarmasin Timur. Seorang juru parkir bernama Muhammad Sarbana (30) harus dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban penusukan senjata tajam, Rabu (21/1) sore.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Dharma Praja, tepatnya di depan lapangan tenis Dharma Praja, Kelurahan Pemurus Luar, Kecamatan Banjarmasin Timur. Saat kejadian, korban yang tengah berada di lokasi didatangi pelaku berinisial AS alias Ugi.
Menurut keterangan kepolisian, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban untuk membeli minuman keras. Permintaan tersebut ditolak, sehingga terjadi adu mulut yang kemudian berubah menjadi perkelahian.
Dalam pertikaian itu, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban beberapa kali. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian perut, dada kiri, serta pinggang kiri, dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin.
Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhianto melalui Kanit Reskrim Iptu Hendra Agustian Ginting membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa laporan dari warga segera ditindaklanjuti oleh petugas.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penelusuran dan mengamankan pelaku di rumahnya sekitar pukul 17.20 Wita tanpa perlawanan,” ujar Ginting.
Pelaku ditangkap di kediamannya di Jalan Dharma Bakti 01, Kelurahan Pemurus Luar. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau bergagang kayu berwarna cokelat yang diduga digunakan saat kejadian.
Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Banjarmasin Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Kyu)

