Breaking News
Loading...

SMA Negeri Pulau Laut Timur Raih Adiwiyata Mandiri & Nasional 2025, Mengukuhkan Diri sebagai Sekolah Berbudaya Lingkungan

Kepala SMA Negeri Pulau Laut Timur, Suariani Anshari, hadir langsung menerima penghargaan
Negeri Pulau Laut Timur resmi meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025, dua kategori tertinggi dalam program sekolah berbudaya lingkungan yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Sekretariat Kementerian/Sekretariat Utama.

KOTABARU
, kalimantanprime.com — Dunia pendidikan Kabupaten Kotabaru kembali menorehkan prestasi membanggakan. SMA Negeri Pulau Laut Timur resmi meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025, dua kategori tertinggi dalam program sekolah berbudaya lingkungan yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Sekretariat Kementerian/Sekretariat Utama.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (11/2/2025) dalam sebuah seremoni khidmat di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Meski sempat mengalami perubahan jadwal dan teknis pelaksanaan, kegiatan berlangsung lancar dan dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah.

Kepala SMA Negeri Pulau Laut Timur, Suariani Anshari, hadir langsung menerima penghargaan tersebut mewakili seluruh civitas sekolah. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh warga sekolah—guru, siswa, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran lingkungan hidup, bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menumbuhkan budaya positif yang berkelanjutan,” ungkap Suariani.

Menurutnya, perolehan Adiwiyata Mandiri—sebagai tingkatan tertinggi dalam program Adiwiyata—akan menjadi dorongan kuat bagi sekolah untuk terus memperluas inovasi, termasuk membina sekolah lain agar mampu berkembang bersama.

Program Adiwiyata sendiri merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada sekolah yang konsisten menerapkan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan. Kategori Mandiri diberikan kepada sekolah yang tak hanya berhasil melakukan perubahan internal, tetapi juga aktif memberikan pendampingan kepada sekolah lain.

Prestasi ini juga disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Sekretaris Dinas Pendidikan Kotabaru, Taufik, menyampaikan apresiasi dan harapan agar capaian tersebut dapat menular ke sekolah lainnya.

“Semoga ini menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain untuk mengikuti jejak positif tersebut. Menjaga dan melestarikan lingkungan sekolah serta alam sekitar adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Dengan raihan gemilang ini, SMA Negeri Pulau Laut Timur semakin meneguhkan perannya sebagai pelopor pendidikan lingkungan di Kabupaten Kotabaru dan Kalimantan Selatan. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan lingkungan pendidikan yang berwawasan ekologis dan berkelanjutan.(San) 

Lebih baru Lebih lama