KOTABARU, kalimantanprime.com — Partai puncak Turnamen Bola Voli Tegalrejo Cup 3 sukses menyedot perhatian besar pecinta voli di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu, Senin (15/12/2025). Laga final yang mempertemukan dua tim bertabur bintang nasional, Bangko Tenga–Batulicin kontra TVC B Tegalrejo, berlangsung sengit dan penuh gengsi.
Final ini terasa istimewa karena kedua tim diperkuat deretan atlet Proliga dan Livoli, menjadikan atmosfer pertandingan berkelas nasional meski digelar di tingkat daerah. Dukungan penonton yang memadati arena semakin menambah semarak laga pamungkas tersebut.
Tim Bangko Tenga Batulicin tampil solid sejak awal hingga akhir pertandingan. Diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Tamara DN dan Jeta Rona (Livoli Jatena), Siti Rachmi dari Jakarta Electric PLN, serta Dhini Indah yang membela Bank Jatim, tim asal Tanah Bumbu ini akhirnya keluar sebagai juara Tegalrejo Cup 3.
“Turnamen seperti Tegalrejo Cup ini sangat positif. Atmosfernya luar biasa dan kualitas pertandingannya tidak kalah dengan event besar. Ini membuktikan bahwa daerah juga memiliki potensi besar untuk menggelar kompetisi berkualitas,” ujar Siti Rachmi, pemain Jakarta Electric PLN.
Sementara itu, TVC B Tegalrejo selaku tuan rumah juga tampil impresif. Tim ini diperkuat Alviodita FP dari Popsivo Polwan, Elisa atlet Porprov Tanah Bumbu, serta Ayu Julia dan Fani dari Livoli Jatena. Perpaduan pemain profesional dan atlet lokal membuat TVC B Tegalrejo mampu memberikan perlawanan sengit hingga akhir laga.
“Bermain di turnamen daerah dengan antusiasme penonton setinggi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kami ingin memberikan pertandingan terbaik sekaligus memotivasi atlet-atlet muda lokal,” kata Alviodita FP.
Salah satu sorotan final ini datang dari Dewi Ayu Maulidina, pemain asal Tegalrejo yang memperkuat tim juara Bangko Tenga–Batulicin. Ia mengaku bangga bisa tampil bersama para atlet nasional.
“Tentunya saya merasa sangat bangga dan bahagia karena diberi kepercayaan untuk dapat bermain bersama atlet-atlet Proliga yang telah berkiprah di kancah nasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ujar Dewi Ayu Maulidina, atlet asal Serongga.
Dari sisi pembinaan, Agus, pelatih TVC B Tegalrejo, menilai turnamen kampung seperti Tegalrejo Cup memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas atlet lokal.
“Mudah-mudahan dengan adanya turnamen-turnamen di setiap kampung, kualitas bola voli lokal bisa semakin maju. Kehadiran pemain dari luar daerah, khususnya dari Jawa, bukan hanya meramaikan kompetisi, tetapi juga meningkatkan motivasi dan potensi pemain lokal agar berkembang lebih baik,” ujarnya.
Antusiasme penonton pun menjadi bukti kuat bahwa olahraga voli memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat. Usup Bowo, warga Kecamatan Kelumpang Selatan, mengaku terkesan dengan kualitas pertandingan final.
“Ini bukan sekadar turnamen kampung. Permainannya berkelas, pemainnya profesional, dan penontonnya sangat antusias. Kegiatan seperti ini perlu terus dilanjutkan karena bisa menjadi hiburan sekaligus pembinaan olahraga bagi generasi muda,” kata Usul Bowo.
Lebih dari sekadar ajang perebutan gelar juara, Tegalrejo Cup 3 menjadi bukti bahwa turnamen daerah mampu menghadirkan pertandingan berlevel nasional serta menjadi wadah pembinaan atlet lokal, khususnya di wilayah Kotabaru dan Tanah Bumbu.(San)
